Slide Title 1

Aenean quis facilisis massa. Cras justo odio, scelerisque nec dignissim quis, cursus a odio. Duis ut dui vel purus aliquet tristique.

Slide Title 2

Morbi quis tellus eu turpis lacinia pharetra non eget lectus. Vestibulum ante ipsum primis in faucibus orci luctus et ultrices posuere cubilia Curae; Donec.

Slide Title 3

In ornare lacus sit amet est aliquet ac tincidunt tellus semper. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Jumat, 14 November 2014

Alat musik melodis
Beda alat musik melodis & ritmis  bisa kita dengar saat alat musik tersebut dimainkan. Alat melodis memiliki nada dan irama. Dalam sebuah lagu, ada notasi-notasi (do re mi fa sol la si do). Nah, alat musik melodis mampu memainkan nada-nada/ melodi tersebut. Pada umumnya alat musik ini tidak bisa memainkan akor secara sendirian.
Alat musik melodis ada yang dimainkan dengan cara digesek, ditiup, dipetik, dihisap, dan ditekan. Contoh alat musik melodis adalah recorder, pianika, gitar, biola, dan harmonika. Sst, alat musik tradisional juga ada yang termasuk dalam kelompok alat musik melodis, lho! Angklung, calung, bonang, bonang penerus, demung, gambang, rebab, Saron, slenthem, gender, gong, kenong, kethuk, siter, suling, dan kecapi

Kamis, 21 November 2013

<iframe width="420" height="315" src="//www.youtube.com/embed/9G0CRRmpXf0" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>

Rabu, 20 November 2013

ANIMASI LINGKUNGAN SEHAT

LINGKUNGAN SEHAT
lingkungan sehat memiliki ciri-ciri:
-Air untuk diminum tidak terasa berbau dan tidak berwarna
-Saluran air lancar tidak ada air yang menggenang
-Udara bersih dan segar
-Banyak tumbuhan hijau yang tumbuh subur
_Tidak ada sampah berserakan

klik vidi ini : https://www.youtube.com/watch?v=IGIxA8gf9uU



Rabu, 13 November 2013

Bab 3 : Lingkungan

Bab 3 : LINGKUNGAN
A.Lingkungan Sehat
50
Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut.
1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau.
2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap.
3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah.
4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah.
B.Lingkungan tidak sehat
51
Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut.
1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita.
2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap.
3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar.
4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar.
5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor.
B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan
Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut.
1.Udara yang kotor
Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru.
2.Sungai yang tercemar
e
Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare.
C.Cara memelihara kesehatan klingkungan
52
Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut.
1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara.
2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih.
3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih.
4. Ada sumber air yang bersih.
5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih.
6. Ada halaman rumah yang bersih.
Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut.
1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah.
Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati.
2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk.
3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari.
4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.

Minggu, 10 November 2013

LINGKUNGANA.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari. A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari

Selasa, 13 November 2012

CARA MANUSUA BERNAFAS

kebanyakan dari kita bernapas dengan cara yang salah (hasil penelitian membuktikan bahwa hanya 1 dari 9 orang yang bernapas dengan cara benar). rata-rata orang bernafas 15-18 kali dalam semenit padahal jumlah ini sebenarnya terlalu banyak.

AKIBAT DARI CARA BERNAPAS YANG SALAH:
-Kita memakai energi 20% lebih banyak daripada bernafas menggunakan diafragma (cobain aja agan karaoke tapi napasnya napas dada, pasti bawaannya cape lama)

Yuk sini diajarin cara napas yang bener:

1.pertama-tama, perhatikan cara lo bernapas,

- Kalau dada yang turun naik = SALAH
- Kalau perut yang turun naik, dada tetap = BENAR



2. Sekarang cobalah berbaring, tutup mata ente lalu pegang perut ente dengan menggunakan 2 tangan

3. Tarik napas dalam-dalam selama 5 detik dan bayangkan udara masuk ke perut dan rasakan perut terisi

4. Tanpa menahan napas, buanglah napas selama 5 detik dan rasakan perut mengempis

----- Lakukan hal ini selama 5 menit saja, 2x sehari, lama kelamaan agan akan terbiasa bernafas dengan cara ini. Lihat bayi tidur, pasti perutnya yang naik turun dan nafasnya slow ------

Kegunaan Napas cara "Deep Breathing"
- Deep breathing pada saat inhale me-massage organ-organ kita dan merangsang otot perut dan diafragma untuk aktif
- Deep breathing pada saat exhale mengeluarkan 70% toxin dalam tubuh
- Dalam 1 minggu, dijamin agan akan merasa lebih enerjik dan lebih fokus dalam menjalankan segala aktivitas

hasilnya setelah bbrp bulan

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Mengenai Saya

Foto Saya
saya seorang guru di SD Al-Azhar 2 sebagai guru bidang stadi SBK

Pengikut

Fish