Minggu, 19 Juli 2026

SENIN, 20 JULI 2026

 


KELAS : 3 A

GURU KELAS : YUYUN WIDYANINGSIH,S.Pd

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, sholih sholiha yang hebat.

Selamat datang di hari pertama sekolah. Hari ini adalah awal dari perjalanan baru yang penuh dengan ilmu, pengalaman, persahabatan, dan impian yang akan kita raih bersama.

Ibu Guru mengucapkan selamat datang kembali. Semoga kalian hadir dengan hati yang gembira, semangat yang baru, dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin.

Ingatlah, setiap langkah kecil yang kalian ambil hari ini adalah bagian dari kesuksesan di masa depan. Jangan takut untuk mencoba, jangan malu untuk bertanya, dan jangan pernah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Kesalahan bukanlah akhir, melainkan kesempatan untuk belajar dan berkembang.

Mari kita jadikan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Saling menghormati, saling membantu, serta saling menyemangati agar setiap hari menjadi hari yang bermakna.

Yakinlah bahwa setiap anak memiliki kelebihan dan potensi yang luar biasa. Tugas kalian adalah terus belajar, berusaha, dan berdoa. Tidak perlu menjadi yang paling hebat hari ini, tetapi teruslah menjadi lebih baik dari diri sendiri setiap harinya.

Mari kita awali tahun pelajaran ini dengan senyuman, semangat, disiplin, dan rasa syukur. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap langkah kita.

Selamat belajar, selamat mengukir prestasi, dan selamat meraih cita-cita. Hari ini adalah awal yang indah untuk masa depan yang gemilang.

Matematika 

Tujuan Pembelajaran

 Peserta didik dapat mengenal dan membilang bilangan cacah dari 1 sampai 1000 secara urut.

 Peserta didik dapat membaca dan menuliskan nama bilangan serta lambang bilangan cacah dari 1 sampai 1000 dengan tepat.

Peserta didik dapat menentukan nilai tempat (ratusan, puluhan, satuan) dari bilangan cacah hingga 1000.

Metode Pembelajaran

Pendekatan: Kontekstual (menggunakan contoh kehidupan sehari-hari).

Metode: Demonstrasi, Contextual Teaching and Learning (CTL), permainan kartu bilangan, dan diskusi kelompok.

Media Pembelajaran

Kartu Angka: Kartu berisi angka 0–9 untuk menyusun bilangan.

Blok Dienes / Kantong Nilai Tempat: Kantong atau wadah yang diberi label Ratusan, Puluhan, dan Satuan menggunakan sedotan atau stik es krim sebagai penanda jumlahnya.

 Benda di sekitar (buku, kelereng, atau biji-bijian).


📖 Rangkuman Materi: Mengenal Bilangan Cacah 1 - 1000


1. Apa itu Bilangan Cacah?

Bilangan cacah adalah himpunan bilangan yang dimulai dari angka 0, 1, 2, 3, 4, dst. Untuk kelas 3 SD, kita akan fokus mempelajari bilangan dari 1 sampai 1000.


2. Membaca dan Menulis Nama Bilangan

Membaca bilangan tiga angka dimulai dari nilai tempat terbesar (Ratusan), diikuti Puluhan, lalu Satuan.


  Lambang Bilangan: Ditulis dengan angka (contoh: 245).

 Nama Bilangan: Ditulis dengan huruf/kata-kata (contoh: Dua ratus empat puluh lima).


Contoh Lain:

 * 308 dibaca: Tiga ratus delapan (karena puluhannya nol, langsung loncat ke satuan).

 * 570 dibaca: Lima ratus tujuh puluh.

 * 1.000 dibaca: Seribu.

3. Nilai Tempat Bilangan

Setiap angka pada bilangan tiga digit memiliki "rumah" atau nilai tempatnya masing-masing berdasarkan posisinya dari kanan:

 Angka 2 menempati tempat Ratusan, nilainya 200

 Angka 4 menempati tempat Puluhan, nilainya 40

Angka 5 menempati tempat Satuan, nilainya 5


Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

Mata Pelajaran: Matematika

Kelas / Semester: III (Tiga) / 1


Materi: Nama dan Lambang Bilangan Cacah 1 - 1000

Nama Siswa: .............................................

Tanggal: .............................................

Kegiatan 1: Menjodohkan Garis

Tariklah garis lurus dari Lambang Bilangan (Kiri) ke Nama Bilangan (Kanan) yang tepat!

 * 342  •   • Seratus sembilan puluh

 * 190  •   • Enam ratus tujuh

 * 607  •   • Tiga ratus empat puluh dua

 * 855  •   • Delapan ratus lima puluh lima


Kegiatan 2: Menulis Nama Bilangan

Tulislah cara membaca (nama bilangan) dari lambang bilangan di bawah ini!

 * 215 = ....................................................................................................

 * 403 = ....................................................................................................

 * 760 = ....................................................................................................

 * 999 = ....................................................................................................


Kegiatan 3: Menentukan Nilai Tempat

Isilah titik-titik di bawah ini dengan angka yang menempati nilai tempat yang benar!

 * Pada bilangan 582:

   * Angka yang menempati tempat Ratusan adalah ..........

   * Angka yang menempati tempat Puluhan adalah ..........

   * Angka yang menempati tempat Satuan adalah ..........

 * Pada bilangan 804:

   * Angka yang menempati tempat Ratusan adalah ..........

   * Angka yang menempati tempat Puluhan adalah ..........

   * Angka yang menempati tempat Satuan adalah ..........


Berilah tanda centang (✓) pada gambar emoji yang paling sesuai dengan perasaanmu setelah belajar hari ini!


​😀 Paham Banget: Aku sudah bisa membaca, menulis, dan tahu nilai tempat bilangan 1–1000.

​😐 Cukup Paham: Aku bisa membaca angka, tapi kadang masih bingung kalau ada angka 0 di tengah.

​🙁 Belum Paham: Aku masih bingung membedakan ratusan, puluhan, dan satuan.

Seni Rupa 


Tujuan Pembelajaran

Kognitif: Siswa dapat mengidentifikasi berbagai jenis garis dalam seni rupa.

Afektif: Siswa dapat menghargai keindahan unsur garis pada benda di sekitar.

Psikomotorik: Siswa dapat menggambar dan mengombinasikan berbagai jenis garis menjadi sebuah karya.

Metode & Media Pembelajaran

Metode: Contextual Learning (pengamatan langsung), ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik mandiri.

Media: Buku gambar, pensil, spidol warna, penggaris, dan papan tulis.

Alat Peraga: Benda-benda di kelas (contoh: penggaris untuk garis lurus, tali untuk garis lengkung).



Materi Pembelajaran: Mengenal Garis

Garis adalah kumpulan titik-titik yang saling terhubung. Garis merupakan unsur paling dasar dalam seni rupa untuk membentuk sebuah gambar.

1. Jenis-Jenis Garis Berdasarkan Arah

Garis Horizontal: Garis mendatar (seperti permukaan air tenang atau garis cakrawala).

Garis Vertikal: Garis tegak lurus (seperti tiang listrik atau pohon yang berdiri).

Garis Diagonal: Garis miring (seperti perosotan anak-anak atau tangga).

2. Jenis-Jenis Garis Berdasarkan Bentuk

Garis Lurus: Garis yang tidak berbelok (melambangkan sifat kaku atau kuat).

Garis Lengkung: Garis yang membulat (melambangkan sifat luwes, lembut, atau elastis).

Garis Zig-zag: Garis lurus yang berbelok tajam bergantian (melambangkan kesan petir atau gergaji).

Garis Gelombang: Garis lengkung yang mengalir bersambung (seperti ombak laut).

Garis Putus-putus: Garis yang terpotong-potong (seperti marka jalan raya).

1. Pengertian Garis

Garis adalah kumpulan titik-titik yang tersambung secara memanjang dan memiliki arah. Garis merupakan unsur paling dasar, paling tua, dan paling penting dalam seni rupa karena semua bentuk visual selalu dimulai dari sebuah garis. Garis hanya memiliki dimensi panjang (satu dimensi), tetapi tidak memiliki lebar atau tebal yang berarti. [1, 2, 3, 4, 5]

2. Fungsi Garis

Dalam seni rupa dan desain, garis memiliki beberapa fungsi utama:

Membentuk Kontur (Garis Tepi): Membatasi suatu objek sehingga memisahkannya dari latar belakang atau objek lain.

Menciptakan Bentuk: Menghubungkan beberapa garis hingga membentuk bidang datar (dua dimensi) atau volume (tiga dimensi).

Memberikan Tekstur: Susunan garis yang rapat (seperti teknik arsir) dapat memberikan kesan permukaan benda (kasar, halus, berbulu).

Menciptakan Gelap Terang: Kerapatan garis menentukan area bayangan (gelap) dan area yang terkena cahaya (terang).

Menyampaikan Kesan/Emosi: Arah dan bentuk garis dapat mewakili perasaan tertentu (misalnya, garis zig-zag memberi kesan tegang atau bahaya). [6, 7, 8, 9, 10]

3. Jenis-Jenis Garis dan Kesan Psikologisnya

Garis dibagi berdasarkan arah dan bentuknya. Setiap jenis garis memiliki karakter atau kesan psikologis yang berbeda: [11, 12]

A. Berdasarkan Arah

Garis Horizontal (Mendatar)

Kesan: Tenang, damai, statis, luas, dan kokoh (seperti orang tidur atau garis pantai). 

Garis Vertikal (Tegak)

Kesan: Agung, megah, tinggi, formal, dan stabil (seperti tiang bangunan atau pohon yang menjulang). 

Garis Diagonal (Miring)

Kesan: Dinamis, bergerak, tidak stabil, dan lincah (seperti orang berlari atau pesawat lepas landas).

B. Berdasarkan Bentuk

Garis Lurus

Kesan: Kaku, kuat, tegas, tajam, dan disiplin.

Garis Lengkung

Kesan: Luwes, lembut, anggun, elastis, dan feminin (seperti kubah atau ombak tenang).

Garis Zig-zag (Berbelok Tajam)

Kesan: Tegang, bahaya, gairah, tidak stabil, dan tajam (seperti petir atau gergaji). 

Garis Spiral/Pusaran

Kesan: Berputar, dinamis, bingung, hipnotis, dan tumbuh berkembang.

Garis Putus-putus

Kesan: Ragu-ragu, tidak pasti, tersembunyi, atau sebagai penunjuk batas arah (seperti marka jalan). 


Contoh Kegiatan & Tugas Siswa

Aktivitas 1: Tebak Garis di Sekitar

Guru meminta siswa melihat ke sekeliling kelas dan menyebutkan jenis garisnya.

Contoh: Tepi papan tulis adalah garis lurus, kabel yang menjuntai adalah garis lengkung.

Aktivitas 2: Membuat Karya "Hujan di Taman"

Siswa diminta menggambar sebuah pemandangan sederhana di buku gambar menggunakan kombinasi garis yang telah dipelajari:

Menggambar garis lengkung untuk membentuk awan.

Menggambar garis diagonal putus-putus untuk efek air hujan.

Menggambar garis zig-zag di bagian bawah untuk tekstur rumput.

Menggambar garis vertikal dan horizontal untuk membentuk pagar rumah.

0 komentar:

Posting Komentar

SENIN, 20 JULI 2026

 

 
Yuyun widyaningsih Blogger Template by Ipietoon Blogger Template