Kamis, 28 Maret 2019

Tema 8 (PERISTIWA ALAM)

Di Tema 8 ini kita akan mempelajari tentang peristiwa alam. Di peristiwa alam nanti kita akan mempelajari tentang cuaca, musim kemarau, musim penghujan, dan bencana alam.
Yuk lihat apa saja yang ada di peristiwa alam.


A. CUACA

Cuaca itu ada empat, cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan.
Saat cuaca cerah
Matahari bersinar terang
Langit tampak biru tidak berawan
Angin bertiup sepoi-sepoi
Udara terasa segar
Saat cuaca cerah kita banyak bermain di luar rumah https://i1.wp.com/www.indogamers.com/system/upload/media/pictures/50ea4d5cc06031357532508petruk_n_bagong_with_egrang_by_imanezze-d3hqy2c.jpg
Bersama teman-teman.
Permainan apa yang biasanya kamu lakukan?
Pernahkah kalian bermain egrang?
Egrang termasuk permainan Tradisional.
Saat cuaca mendung,
Langit tampak gelap
Matahari tertutup oleh awan
Mendung adalah pertanda akan turunnya hujan.
Saat turun hujan, langit tampak gelap
Matahari tertutup awan
Angin bertiup kencang
Air hujan pun turun
Terkadang terlihat cahaya kilat
dan terdengar suara petir yang keras


B. MUSIM KEMARAU

Saat musim kemarau, kita bisa bermain dengan puas di halaman sepulang sekolah. Cuacanya cerah karena matahari bersinar terang.
Tahukah kamu, di musim kemarauhttps://erteclothing.files.wordpress.com/2013/01/anakpage32.jpg?w=231&h=280
kamu akan mudah mengeluarkan
keringat? Gunakan pakaian yang
dapat menyerap keringat. Pakaian dari
bahan katun baik untuk digunakan di
musim kemarau.
Musim kemarau yang panjang dapat menimbulkan kekeringan. Saat kekeringan sumber air dan sungai-sungai kering. Kita kesulitan untuk mendapatkan air. Banyak tanaman mati karena kekurangan air. Jadi kita harus menghemat air untuk mengatasi kekeringan


C. MUSIM HUJAN

Saat musim hujan kita bisa menikmati sejuknya udara
Hampir setiap hari turun hujan
Tanaman dan pohon tumbuh subur.
Namun jika hujan turun terus-menerus dan keadaan lingkungan kita tidak baik maka akan menimbulkan bencana banjir.
Untuk itu kita harus menjaga lingkungan agar terhindar dari Banjir


D. BENCANA ALAM
https://djokeren.files.wordpress.com/2013/11/banjir.jpg?w=259&h=163Kadang-kadang terjadi kejadian yang tidak kita inginkan. Contohya, bencana alam seperti gempa bumi, angin topan, kemarau panjang dan banjir. Itu semua disebut bencana alam.
https://i2.wp.com/www.bmkg.go.id/ImagesData/mmi10.pngBencana alam juga terjadi karena ulah manusia yang tidak menjaga lingkungannya dengan baik. Contohnya, membuang sampah sembaranga, menebang pohon secara liar.
Nah… setelah membaca materi peristiwa alam, sekarang kamu tahu apa saja yang ada di peristiwa alam. Sekarangcoba ceritakan kepada temanmu apa yang kamu ketahui tentang peistiwa alam agar temanmu juga mengetahui apa itu eristiwa alam.

Sabtu, 15 November 2014

Alat musik melodis
Beda alat musik melodis & ritmis  bisa kita dengar saat alat musik tersebut dimainkan. Alat melodis memiliki nada dan irama. Dalam sebuah lagu, ada notasi-notasi (do re mi fa sol la si do). Nah, alat musik melodis mampu memainkan nada-nada/ melodi tersebut. Pada umumnya alat musik ini tidak bisa memainkan akor secara sendirian.
Alat musik melodis ada yang dimainkan dengan cara digesek, ditiup, dipetik, dihisap, dan ditekan. Contoh alat musik melodis adalah recorder, pianika, gitar, biola, dan harmonika. Sst, alat musik tradisional juga ada yang termasuk dalam kelompok alat musik melodis, lho! Angklung, calung, bonang, bonang penerus, demung, gambang, rebab, Saron, slenthem, gender, gong, kenong, kethuk, siter, suling, dan kecapi

Kamis, 21 November 2013

<iframe width="420" height="315" src="//www.youtube.com/embed/9G0CRRmpXf0" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>

ANIMASI LINGKUNGAN SEHAT

LINGKUNGAN SEHAT
lingkungan sehat memiliki ciri-ciri:
-Air untuk diminum tidak terasa berbau dan tidak berwarna
-Saluran air lancar tidak ada air yang menggenang
-Udara bersih dan segar
-Banyak tumbuhan hijau yang tumbuh subur
_Tidak ada sampah berserakan

klik vidi ini : https://www.youtube.com/watch?v=IGIxA8gf9uU



Kamis, 14 November 2013

Bab 3 : Lingkungan

Bab 3 : LINGKUNGAN
A.Lingkungan Sehat
50
Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut.
1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau.
2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap.
3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah.
4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah.
B.Lingkungan tidak sehat
51
Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut.
1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita.
2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap.
3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar.
4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar.
5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor.
B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan
Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut.
1.Udara yang kotor
Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru.
2.Sungai yang tercemar
e
Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare.
C.Cara memelihara kesehatan klingkungan
52
Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut.
1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara.
2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih.
3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih.
4. Ada sumber air yang bersih.
5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih.
6. Ada halaman rumah yang bersih.
Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut.
1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah.
Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati.
2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk.
3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari.
4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.

Senin, 11 November 2013

LINGKUNGANA.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari. A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari. 4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.A.Lingkungan Sehat Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau. 2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah. 4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. B.Lingkungan tidak sehat Ciriciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut. 1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita. 2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap. 3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar. 4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar. 5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor. B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut. 1.Udara yang kotor Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru. 2.Sungai yang tercemar Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare. C.Cara memelihara kesehatan klingkungan Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut. 1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara. 2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih. 3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih. 4. Ada sumber air yang bersih. 5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih. 6. Ada halaman rumah yang bersih. Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut. 1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah. Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati. 2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk. 3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari

SENIN, 20 JULI 2026

 

 
Yuyun widyaningsih Blogger Template by Ipietoon Blogger Template